7 Mei 2008

Inspirasi : Peternakan kambing perah di Singapura



Baru-baru ini penulis membaca sebuah email yang dikirim oleh salah satu anggota . Sebuah email menurut penulis cukup menarik di milis Insan peternakan, milis dimana Kang Agus Ramada dari Villa Domba Bandung sebagai moderatornya. Email tersebut berjudul ”Inspirasi: Peternakan kambing perah di Singapura”. Singapura ? penulis langsung terperenjat, kok ada ya? pastilah pertanyaan kita mengarah kesana, awalnya penulis juga belum begitu percaya ternyata di Singapura juga ada peternakan kambing. Tapi setelah browsing dan baca email dari teman-teman. Justru ini adalah Inspirasi kedepan peternakan perah di Indonesia. Kalau Singapura aja bisa, kenapa kita yang punya lahan luas dan SDM yang banyak tidak bisa.

Berikut kumpulan info yang berhasil penulis kumpulkan.

: Sumber:http://kalipaksi. multiply. com/photos/ album/62

Segarnya susu kambing Hay Dairies. Hay Dairies adalah sebuah usaha peternakan mini di sebuah sudut Singapura. Hanya dengan luas lahan 2 hektare, Mr. Hay mampu menjadi salah satu pensuplai besar susu kambing bagi penduduk Kota Singapura. Otak bisnis Mr. Hay dalam mengambil peluang bisnis ternak kambing memang cerdas. Penduduk Singapura yang sudah sangat metropolis sudah tak begitu minat menjadi peternak. “Keluarga saya keluarga peternak, sejak kecil saya sudah ikut beternak. Sekarang pun bisnis di bidang peternakan,” katanya bangga.

Mr. Hay pun bercerita tentang asal-usul kambing-kambing yang menjadi ujung tombak usahanya. Hay hanya memelihara kambing jenis Mountain Goat (kambing gunung) yang didatangkan langsung dari Minnesota, Amerika. “Hanya beberapa ekor saja,” katanya. Dari beberapa pejantan dan induk itulah kemudian populasi ternak di peternakan Hay sekarang sudah mencapai 1.000 ekor kambing.

Per liter, oleh Hay, susu kambing produksinya, di Singapura dijual sekitar Rp20.000 per liter. Minimal, setiap orang yang berlangganan ambil 2 liter per hari. Dengan asumsi 600 liter per hari, income usahanya bisa mencapai Rp12 juta per hari.

Email ini di tanggapi oleh Rekan milis Insan Peternakan Miki Atma Komentarnya seperti :

Saya juga penasaran dengan perternakan di singapore berbeda banget ama yang ada di malaysia saya udah liat website nya yg ada di singapore gimana kalu para senior mengadakan perbandingan peternakan kambing di singapore saya daftar duluan deh tolong yah di tindak lanjuti oleh para senior.


Email dari kang Budhi, peternak Kambing Perah di Ciwidey, Bandung

Tuan Hay beternak kambing di negara yang luasnya mungkin seukuran dengan kecamatan tempat tinggal saya di sini. Ia katanya punya 1000 ekor kambing. Wah, dari mana ngaritnya, ya. Di sela-sela pencakar langit, barangkali. Coba dikonfirmasi, harganya kok murah pisan cuma 20 rebu. Di kandang saya sudah 30 rebu dan sebentar lagi "disesuaikan" . Atau, mungkin karena his goat-nya bukan kambing PE, ya? Susu kambing PE tentu bisa lebih dari 20 rebu.
Ayo, bgaimana dengan kita?

Penasaran ? klik aja webnya Mr Hay

http://www.haydairi es.com.sg/

Pengen tahu yang ada di Malaysia kunkungi : (www.jamnapari. com)

Sekali lagi ini adalah Inspirasi besar bagi kita semua Insan Peternakan yang di Indonesia.



powered by Blogger Theme | WordPress by Newwpthemes