22 April 2008

Testimoni: Penyakit Typus Sembuh Setelah Minum Susu Kambing

Suatu sore kebetulan lagi hujan deras seorang Bapak datang ke rumah Penulis. “Mas...kambingnya diperah susunya? tanya bapak itu. “Ya...! yang sakit siapa Pak ...? ” jawab penulis. Bapak itu jawab kembali “ Saya...buat jaga kesehatan mas..”. kemudian penulis persilahkan masuk ke rumah, kami sempat dialog beberapa lama sambil menunggu susu yang diperah di kandang. Dia bercerita kepada penulis sekitar 2 tahun lalu dia menderita sakit Typhus dan harus rawat inap di Rumah Sakit daerah di daerah penulis selama kurang lebih 2 minggu. Kondisi sangat lemah, setelah pulang dari RS beliau masih harus kontrol rutin ke dokter, di tempat praktek dokter tersebut bapak ini bertemu seseorang yang kebetulan juga mengantarkan saudaranya berobat, disitu bapak 2 orang anak tersebut diberitahu untuk mencoba minum susu kambing. Karena informasi kurang jelas beliau mencari sendiri dimana tempat membeli susu kambing, sampai akhirnya beliau membeli susu di daerah Kota Batu di daerah Malang Jatim. Kebetulan beliau adalah pedagang kelapa yang hampir setiap hari mengrim kelapa ke pasar Kota Batu.

Ada perbedaan setelah beliau minum susu kambing, sebelum minum susu kambing, pada malam hari beliau sulit tidur, setelah minum susu kambing beliau tidur jadi nyenyak. Ada keanehan, jika beliau tidak minum susu kambing pada siang hari pada malam hari beliau kembali tidak nyenyak tidur. Sampai beliau bertanya, ”apa saya ini ketagihan susu kambing ya..??” Tapi mana ada orang ketagihan susu? Dalam hatinya beliau berkata ” biarlah saya ketagihan susu, ketagihan susu khan tambah sehat..!.

Bapak menghitung kurang lebih menghabiskan 6 liter susu kambing, setelah meminum susu tubuhnya berangsur-angsur sehat, dalam benak Penulis berpikir, kalau harga susu kambing Rp. 30.000 per liter dikalikan 6 liter berarti bapak butuh Rp. 180.000 untuk biaya penyembuhan sakitnya, murah dibandingkan dengan produk-produk kesehatan lainnya. Tak terasa hampir satu jam bapak itu berbincang dengan penulis, sambil menunggu hujan reda, bapak itu melanjutkan ceritanya, sekarang dia lebih sehat. Bapak yang punya hobbi olahraga bulutangkis ini kembali bisa beolahraga tanpa harus takut jatuh sakit karena kelelahan. Sekarang beliau juga bisa maksimal bekerja untuk menghidupi anak istrinya. Wallahua’lam
powered by Blogger Theme | WordPress by Newwpthemes