23 April 2008

Suasana Penyerahan hadiah dan Bursa Lelang Kambing PE Blitar 2008


Sejak Pagi suasana pasar terpadu Dimoro kota Blitar hari Sabtu 19 April 2008 kembali ramai, mulai jam 8 pagi para pemenang kontes kambing Ettawa ke 2 kota Blitar mulai datang. Tidak hanya para pemenang dan kambing yang memenangkan beberapa kategori yang di lombakan tetapi juga banyak diantara pengunjung ingin menyaksikan dari dekat kambing pemenang Kontes. Acara ini menghadirkan pemenang kontes kambing Ettawa. Selain penyerahan hadiah juga diadakan bursa lelang kambing. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan selain kontes kambing, seperti tahun lalau juga diadakan acara serupa.

Acara penyerahan hadiah pemenang kontes kambing Ettawa ke 2 Blitar 2008 ini dimulai jam 09.00 pagi, acara dibuka dengan acara sambutan dari ketua panitia Kontes kambing Ettawa ke 2 Blitar tahun 2007 dari Forum Komunikasi Peternak Kambing Ettawa Unggulan Blitar Bapak Harsoyo. Dalam sambutannya Bapak beliau mengatakan bahwa panitia sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mensukseskan acara, tapi karena jumlah kambing kontestan mencapai 250 ekor sehingga penjurian baru di umumkan pada malam hari, dan penyerahan hadiah tidak bisa dilaksanakan pada hari itu juga. Panitia menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya seluruh rangkaian pelaksanaan acara ini. Acara dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan dari Walikota Blitar Jarot Saiful Hidayat, tropi dan bantuan uang transportasi. Masing-masing pemenang dari berbagai kategori Pejantan unggul, Indukan Unggul, Calon Pejantan, calon Induk di paggil maju di hadapan tamu undangan satu persatu. Dalam acara penyerahan piagam dan hadiah ini para pemenang di dokumentasikan baik berupa foto maupun video bersama kambing kesayangannya.

Waktu menunjukkan pukul 10.30 terik matahari memanasi area pasar namun para pengunjung tidak beranjak meninggalkan area pasar, mereka menunggu acara Bursa Lelang Kambing. Acara bursa lelang ini memang jarang di gelar bahkan mungkin hanya 1 tahun sekali bebarengan dengan event kontes kambing. Sebelum acara lelang dimulai panitia telah mendaftar kambing yang akan di ikutkan bursa lelang. Peserta bursa lelang dipanggil satu persatu kedepan para pengunjung dan tamu undangan panitia menawarkan kambing kepa calon pembeli, dan pengunjung dengan menyebut harga yang ditawarkan penjual. Harga yang ditawarkan bervariasi antara 2 juta sampai dengan 15 juta rupiah per ekor. Penjual juga mencantum alamt rumahnya jika nanti ingin berhubungan langsung dengannya. Bursa lelang ini di ikuti sekitar 50 ekor kambing.

Demikian laporan yang berhasil penulis liput. Kritik, saran yang membangun dari Insan Peternakan dimanapun terhadap kegiatan ini sangat kami harapkan untuk kemajuan peternakan kambing di Indonesia.

Salam Peternak..!



22 April 2008

Testimoni: Penyakit Typus Sembuh Setelah Minum Susu Kambing

Suatu sore kebetulan lagi hujan deras seorang Bapak datang ke rumah Penulis. “Mas...kambingnya diperah susunya? tanya bapak itu. “Ya...! yang sakit siapa Pak ...? ” jawab penulis. Bapak itu jawab kembali “ Saya...buat jaga kesehatan mas..”. kemudian penulis persilahkan masuk ke rumah, kami sempat dialog beberapa lama sambil menunggu susu yang diperah di kandang. Dia bercerita kepada penulis sekitar 2 tahun lalu dia menderita sakit Typhus dan harus rawat inap di Rumah Sakit daerah di daerah penulis selama kurang lebih 2 minggu. Kondisi sangat lemah, setelah pulang dari RS beliau masih harus kontrol rutin ke dokter, di tempat praktek dokter tersebut bapak ini bertemu seseorang yang kebetulan juga mengantarkan saudaranya berobat, disitu bapak 2 orang anak tersebut diberitahu untuk mencoba minum susu kambing. Karena informasi kurang jelas beliau mencari sendiri dimana tempat membeli susu kambing, sampai akhirnya beliau membeli susu di daerah Kota Batu di daerah Malang Jatim. Kebetulan beliau adalah pedagang kelapa yang hampir setiap hari mengrim kelapa ke pasar Kota Batu.

Ada perbedaan setelah beliau minum susu kambing, sebelum minum susu kambing, pada malam hari beliau sulit tidur, setelah minum susu kambing beliau tidur jadi nyenyak. Ada keanehan, jika beliau tidak minum susu kambing pada siang hari pada malam hari beliau kembali tidak nyenyak tidur. Sampai beliau bertanya, ”apa saya ini ketagihan susu kambing ya..??” Tapi mana ada orang ketagihan susu? Dalam hatinya beliau berkata ” biarlah saya ketagihan susu, ketagihan susu khan tambah sehat..!.

Bapak menghitung kurang lebih menghabiskan 6 liter susu kambing, setelah meminum susu tubuhnya berangsur-angsur sehat, dalam benak Penulis berpikir, kalau harga susu kambing Rp. 30.000 per liter dikalikan 6 liter berarti bapak butuh Rp. 180.000 untuk biaya penyembuhan sakitnya, murah dibandingkan dengan produk-produk kesehatan lainnya. Tak terasa hampir satu jam bapak itu berbincang dengan penulis, sambil menunggu hujan reda, bapak itu melanjutkan ceritanya, sekarang dia lebih sehat. Bapak yang punya hobbi olahraga bulutangkis ini kembali bisa beolahraga tanpa harus takut jatuh sakit karena kelelahan. Sekarang beliau juga bisa maksimal bekerja untuk menghidupi anak istrinya. Wallahua’lam

21 April 2008

Susu Kambing Jadi Pilihan

KONTROVERSI susu formula terkontaminasi racun menyisakan keresahan di hati para ibu. Pilihan lain perlu dilihat sebagai alternatif pengganti.

Kandungan fluorine dan protein tinggi pada susu kambing, membuat susu ini banyak diminati keluarga Indonesia. Selama ini masyarakat Indonesia belum familier dengan susu kambing. Jika dibandingkan dengan susu sapi, susu kambing pun biasanya dikonsumsi sekadarnya saja, atau lebih karena susu ini dianggap mampu menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Susu kambing rata-rata banyak dikonsumsi di Timur Tengah sejak 7000 SM. Padahal, susu kambing memiliki protein terbaik setelah telur dan hampir setara dengan ASI. Susu kambing terbaik adalah susu yang segar (raw goat milk).

Proses memasak susu kambing yang kurang tepat dapat merusak kandungan mineral yang berkhasiat sebagai antiseptik dan pelindung jaringan paru-paru. Namun, dengan pengolahan yang baik, susu kambing dapat dikonsumsi dalam bentuk olahan seperti yoghurt dan keju.

Kandungan fluorine yang terdapat pada susu kambing berkisar 10 sampai 100 kali lebih besar dibandingkan susu sapi. Kandungan fluorine bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh. Bisa membantu pencernaan dan menetralisir asam lambung, menyembuhkan reaksi-reaksi alergi pada kulit, saluran napas dan pencernaan.

Hal tersebut telah dibuktikan seorang ahli nutrisi Amerika, Dr Bernard Jensen PhD. Dia meneliti manfaat susu kambing yang menjadi salah satu binatang ternaknya di Escondido, New Mexico, Amerika Serikat.

"Karena kandungan gizinya, susu kambing bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh," kata Bernard.

Bernard mengatakan, susu kambing mulai banyak direkomendasikan untuk susu bayi, anak-anak maupun orang dewasa yang alergi terhadap susu sapi. "Susu kambing kini cukup populer meskipun harganya lebih mahal jika dibandingkan susu sapi," katanya.

Adapun susu kambing banyak digunakan sebagai pengganti susu sapi maupun bahan pembuatan makanan bagi bayi-bayi yang alergi terhadap susu sapi.

Gejala alergi terhadap protein susu biasanya timbul pada bayi berumur dua sampai empat minggu. Gejala ini semakin jelas pada saat bayi berumur enam bulan. Bagian tubuh yang terserang alergi adalah saluran pernapasan dan kulit.

"Sebanyak 40 persen orang-orang yang alergi terhadap susu sapi memiliki toleransi yang baik terhadap susu kambing,"kata Bernard.

Keunggulan lain susu kambing adalah susu lebih mudah dicerna. Bahkan, hasil penelitian lainnya menyimpulkan, kelompok anak yang diberi susu kambing memiliki berat badan yang lebih berat jika dibandingkan dengan kelompok anak yang diberi susu sapi.

Dr Rini Damayanti Moedji dan Bernardius T Wahyu Wiryanta dalam buku Khasiat dan Manfaat Susu Kambing, Susu Terbaik dari Hewan Ruminansia memaparkan, beberapa khasiat susu kambing bagi tubuh manusia. Antara lain, susu kambing bersifat antiseptik alami dan membantu menekan pembiakan bakteri dalam tubuh dan bersifat basa (alkaline food) sehingga aman bagi tubuh.
(sindo//tty)http://lifestyle.okezone.com

Asma Hilang Terempas Susu Kambing










Ida Rahmawati panik bukan kepalang ketika wajah buah hatinya Sekar Ayu Dyah Larasati membiru. Mata bocah 5 tahun itu terpejam. Napasnya tersengal-sengal seperti tercekik. Berkali-kali Ida menepuk-nepuk pipi anaknya, tetapi Dyah tak merespon. Ia bergegas membawa Dyah ke Rumah Sakit Usada Insani, Tangerang, Provinsi Banten. Diagnosis dokter, siswa Taman Kanak-kanak itu mengidap asma.

Bayangan 5 tahun silam melintas di benak Ida Rahmawati. Ia ingat persis, ‘pada umur 6 bulan, Dyah kerap batuk-batuk dari jam 02.00 sampai 04.00,’ ujar Ida. Dokter hanya meresepkan sirop obat batuk dan antibiotik. Beberapa bulan berselang, timbul gatal-gatal pada kulit. Ia pun kembali memeriksakan Dyah ke dokter. Hasilnya, Dyah divonis alergi susu sapi. Oleh karena itu Ida mengganti susu bubuk sapi dengan susu bubuk kedelai. Penggantian itu memang menghilangkan gatal-gatal pada kulit Dyah. Namun batuk pada malam hari tak kunjung reda.

Bahkan setahun kemudian, batuknya semakin parah. Napas tersengal-sengal seperti tercekik. Ida Rahmawati menyambangi dokter lain untuk mengetahui penyebab batuk berkepanjangan itu. Saat itulah ia tahu, Dyah mengidap asma karena alergi susu sapi. Sejak diagnosis asma itulah, Dyah yang saat itu berusia 2,5 tahun mengkonsumsi puyer antialergi 6 kali sehari. Kebiasaan itu berlangsung hingga Dyah berusia 7 tahun. Untuk memberikan pertolongan segera, Ida menyiapkan alat bantu pernapasan nebulizer dan tabung oksigen ukuran 80 cm.

StresObat dan piranti itu tak juga membantu kesembuhan Dyah. Buktinya ia sering opname karena serangan asma. ‘Obat dan nebulizer sudah tidak mampu menolongnya,’ ujar sang bunda. Hampir setiap 6 bulan Dyah dirawat di rumahsakit selama 2-3 hari. Asma Dyah kambuh terutama saat udara panas. Di sekolah yang dilengkapi pendingin ruangan, asma Dyah tak pernah kambuh. Namun, begitu pulang karena udara panas napasnya terengah-engah.

Menurut dr Mohamad Soleh, asma bisa kambuh salah satunya bila dipicu stres. Stres bisa secara fisik maupun psikis. Stres fisik bisa karena panas, dingin, lelah atau karena penyakit lain. Asma Dyah kambuh saat udara panas bukan udara dingin seperti asma pada umumnya. Menurut dr Imelda Magaritha asma adalah gangguan pernapasan karena alergi. Gangguan itu berupa penyempitan saluran pernapasan yang menghambat udara keluar dari paru-paru. Asma dapat kambuh jika sistem kekebalan terpicu oleh penyebab alergi. Penyebab alergi berbeda setiap individu, misalnya alergi susu sapi, udara dingin, debu atau stres.

Ketika upaya penyembuhan secara medis tak menggembirakan, Ida mencoba pengobatan tradisional. Atas saran kerabatnya, ia memberikan berbagai obat tradisional seperti hati kelelawar, hati kura-kura, dan hati unta pada waktu yang berbeda. Dosisnya 50 gram 3 kali sehari. Sayang, kesembuhan itu belum juga muncul.

ToleransiPada Oktober 2005, seorang rekan menyarankan untuk mencoba susu kambing. Barharap kesembuhan pada anaknya, Ida pun menuruti saran itu. Ia memesan 10 liter dengan harga 15.000 per liter. Susu kambing dikemas 200 ml, Ida mesti memanaskannya sebelum memberikan susu itu kepada Dyah. Sekali minum Dyah menghabiskan 200 ml dengan frekuensi 3 kali sehari. Efek terlihat pada 3 bulan pertama. Batuk pada malam hari mereda dan napas tersengal tidak terdengar lagi.

Setelah 3 bulan mengkonsumsi susu kambing, asupan puyer antialergi dihentikan. Pada 3 bulan kedua susu kambing diberikan hanya 2 kali sehari. Untuk selanjutnya sampai sekarang Dyah tetap meminum susu kambing, tapi cukup sekali sehari. Setelah rutin mengkonsumsi susu kambing, setahun terakhir asma Dyah tidak pernah kambuh. Tidak ada lagi acara bolak-balik ke rumahsakit. Nebulizer yang setia memberi oksigen pun teronggok di sudut kamar.

Yang terpenting, gadis cilik berusia 9 tahun itu sudah bisa tertawa lepas saat bermain dengan teman-temannya. Tidak akan terdengar lagi larangan ibunya untuk menahan tawa dan gerakan kala asyik bermain. Bagaimana duduk perkara susu kambing mengobati asma? dr Imelda Margaritha menuturkan susu kambing meningkatkan daya tahan tubuh. Itu lantaran kandungan mineral berupa magnesium, klorida dan selenium yang bagus untuk metabolisme tubuh.

Susu kambing biasanya dikaitkan dengan asma karena alergi susu sapi. Jika seseorang alergi susu sapi, sebenarnya dia alergi dengan gula atau protein dalam susu sapi atau dikenal dengan sebutan ? A1 kasein; susu kambing, betakasein. Susu kambing hanya mengandung 4-4,1% gula laktosa sehingga masih ditolerir untuk orang yang alergi laktosa. Bandingkan dengan kadar laktosa susu sapi yang berkisar 4-7%.

Jadi, penderita asma sembuh atau reda setelah minum susu kambing, berarti dia alergi dengan komponen yang ada pada susu sapi atau produk dari susu sapi. Jika tidak reda, maka pemicu asma bukan karena alergi dengan komponen tadi.

Susu kambing bisa dikonsumsi dalam bentuk cair, bubuk bahkan tablet. Dalam hal kestabilan zat aktif (protein, mineral, vitamin), susu kambing tablet lebih stabil daripada bubuk dan cair. Apa pun pilihannya, susu kambing terbukti mujarab mengatasi asma seperti yang dialami Sekar Ayu Dyah Larasati. (Nesia Artdiyasa)

Sumber : http://racik.wordpress.com

16 April 2008

Saatnya Beralih ke Susu Kambing


Tidak mudah untuk mengembangkan gizi dalam susu. Namun, para ahli peternakan hewan di Universitas California Davis telah menemukan bahwa dalam susu kambing terdapat plasma yang bersifat seperti enzim antibakteri yang juga terkandung dalam air susu ibu (ASI). Para peneliti berharap suatu hari penemuan ini akan membantu menjaga dan mengobati penyakit diare yang sering diderita oleh anak-anak yang diklaim WHO telah menelan korban setidaknya dua juta anak setiap tahunnya.

Di antara jenis minuman yang biasa diminum oleh Nabi Muhammad saw. adalah susu kambing segar yang langsung diminum sesudah diperah dari kambing untuk menjaga stamina tubuhnya dan juga karena beliau mengetahui kelebihan dari susu kambing ini. Beberapa tokoh dunia seperti Ratu Cleopatra dan Mahatma Gandhi diketahui gemar minum susu kambing untuk menjaga kehalusan kulit mereka. Tetapi, saat ini berapa persen dari penduduk dunia ini yang mempunyai kebiasaan minum susu kambing?

Kandungan gizi susu kambing tidak kalah dengan susu sapi. Bahkan keluhan-keluhan kesehatan yang sering dijumpai akibat minum susu sapi tidak pernah dirasakan oleh orang yang mengonsumsi susu kambing, sehingga susu kambing dapat menjadi alternatif bagi konsumen yang mempunyai alergi terhadap susu sapi.

Bagi orang yang peka terhadap unsur laktosa (mulas atau sakit perut jika minum susu), maka rendahnya kandungan laktosa pada susu kambing memungkinkannya untuk meminum susu tanpa keluhan mulas. Dari sisi komposisi dasar, antara susu kambing dan susu sapi memiliki kesamaan. Susu sapi mengandung 12,2 persen bahan kering (3,2 persen protein, 3,6 persen lemak, 4,7 persen laktosa, dan 0,8 persen bahan mineral). Sementara susu kambing mengandung 12,1 persen bahan kering (3,4 persen protein, 3,8 persen lemak, 4,1 persen laktosa, dan 0,8 persen bahan mineral).

Selain rendah laktosa, susu kambing juga kaya kandungan mineral, kalsium, potasium, magnesium, fosfor, klorin dan mangan. Kandungan unsur sodium, besi, sulfur, seng dan molibdenum serta enzim ribonuklease, alkaline phosphatase, lipase, dan xanthine oxidase pada susu kambing lebih rendah. Singkat kata, susu kambing sangat bermanfaat sebagai pangan alternatif pada anak-anak, penderita sakit karena sifatnya mudah dicerna.

Meski mekanisme kerja susu kambing dalam mengatasi berbagai gangguan penyakit dalam tubuh belum diketahui secara pasti karena penelitian tentang itu masih sangat terbatas, tetapi susu kambing telah terbukti mengandung zat bioaktif yang mampu menjaga keseimbangan hormon. Sebagai pangan tambahan (food suplement) diketahui dapat mengurangi gangguan pernapasan, seperti asma, bronkitis, rematik. Kemampunannya mengontrol lemak dalam tubuh, minuman ini pun berkhasit menghaluskan kulit. Butiran lemak susu kambing rata-rata berukuran 2 mikrometer, 0.5 – 1 mikrometer lebih kecil dibanding lemak susu sapi. Susu kambing lebih cepat terdispersi dan campurannya lebih homogen.

Keistimewaan susu kambing

1. Kaya protein, enzim, mineral, vitamin A, dan vitamin B (riboflavin). Beberapa jenis enzim juga terdapat dalam susu kambing, di antaranya ribonuklease, alkalin fosfat, lipase, dan xantin oksidase. Sementara beberapa mineral yang terkandung dalam susu kambing yaitu kalsium, kalium, magnesium, fosfor, klorin, dan mangan.
2. Mengandung antiantritis (inflamasi sendi).
3. Mempunyai khasiat untuk mengobati demam kuning, penyakit kulit, gastritis (gangguan lambung), asma, dan insomnia (sulit tidur).
4. Molekul lemaknya kecil sehingga mudah dicerna.
5. Bila disimpan di tempat dingin, tidak mengubah kualitas khasiatnya.

Nilai nutrisi susu kambing per 100 gram porsi makanan mengandung 87 gram air, energi (68 kcal/288 kj), protein (3,5 gram), total lemak (4,1 gram), karbohidrat (4,4 gram), dan ampas (0,8 gram). Mineralnya terdiri dari kalsium (133 mg), besi (0,05 mg), magnesium (13,97 mg), fospor (110 mg), kalium (204 mg), natrium (49 mg), seng (0,3 mg), tembaga (0,046 mg), mangan (0,018 mg), dan selenium (1,4 mcg).

Selain itu, juga mengandung vitamin, masing-masing vitamin C 1,29 mg, thiamin (0,048 mg), riboflavin (0,138 mg), niasin (0,277 mg), asam pantothenic (0,310 mg), vitamin B-6 (0,046 mg), folat (0,6 mcg), vitamin B-12 (0,065 mcg), vitamin A (185 IU), vitamin A, RE (56 mcg_RE), vitamin D (12 IU), dan vitamin E (0,09 mg_ATE).

Lemaknya terdiri dari asam lemak jenuh (saturated) sebanyak 2,667 gram, asam lemak tak jenuh monounsaturated 1,109 gram, asam lemak tak jenuh polyunsaturated (0,149 gram), dan kolesterol 11,4 mg. Sedangkan asam aminonya terdiri dari tryptophan (0,044 gram), threonine (0,163 gram), isoleucine (0,207 gram), leucine (0,314 gram), lysine (0,29 gram), methionine (0,08 gram), cystine (0,046 gram), phenylalanine (0,155 gram), tyrosine (0,179 gram), valine (0,24 gram), arginine (0,119 gram), histidine (0,089 gram), alanine (0,118 gram), asam aspartat (0,21 gram), asam glutamat (0,626 gram), glycine (0,05 gram), proline (0,368 gram), dan serine (0,181 gram).

Produsen susu kambing yang paling produktif adalah negara Eropa Barat dan Timur seperti Prancis 400 kg susu per ekor per tahun, Rusia (125 kg), Spanyol (121 kg), Italia (115 kg), dan Yunani (78 kg). Negara-negara yang produktivitas susu kambingnya sangat rendah adalah Aljazair 47 kg susu per ekor per tahun, Irak (35 kg), Sudan (31 kg), Turki (30 kg), Pakistan (17 kg), dan Indonesia (15 kg). Populasi kambing di Amerika Serikat yang menghasilkan susu secara rutin mencapai 1 juta ekor.

Selain diminum langsung, susu kambing juga bisa digunakan sebagai bahan baku produk tertentu ataupun diolah menjadi berbagai produk lain mulai dari minuman, makanan bahkan kosmetika. Dalam dunia kosmetik, susu kambing juga menjadi bahan pembuatan cairan pelembap, sabun dan lipstik.***

Dadang Gusyana, S.Si.
Alumnus Biologi, Universitas Padjadjaran, Bandung.
Information Officer, Indonesian Biotechnology Information Centre (IndoBIC).

Khasiat Susu Kambing



     Tidak mudah untuk mengembangkan gizi dalam susu. Namun, para ahli peternakan hewan di Universitas California Davis telah menemukan bahwa dalam susu kambing terdapat plasma yang bersifat seperti enzim antibakteri yang juga terkandung dalam air susu ibu (ASI). Para peneliti berharap suatu hari penemuan ini akan membantu menjaga dan mengobati penyakit diare yang sering diderita oleh anak-anak yang diklaim WHO telah menelan korban setidaknya dua juta anak setiap tahunnya.
 
             Di antara jenis minuman yang biasa diminum oleh Nabi Muhammad saw. adalah susu kambing segar yang langsung diminum sesudah diperah dari kambing untuk menjaga stamina tubuhnya dan juga karena beliau mengetahui kelebihan dari susu kambing ini. Beberapa tokoh dunia seperti Ratu Cleopatra dan Mahatma Gandhi diketahui gemar minum susu kambing untuk menjaga kehalusan kulit mereka. Tetapi, saat ini berapa persen dari penduduk dunia ini yang mempunyai kebiasaan minum susu kambing?

        Jarang yang tahu, ternyata selain padat gizi susu yang beraroma khas ini berkhasiat tinggi bagi kesehatan. Sejumlah penyakit seperti gangguan pencernaan, TBC, dan disfungsi seksual bisa teratasi dengan mengonsumsi susu kambing.

         Bagi orang yang peka terhadap unsur laktosa (mulas atau sakit perut jika minum susu), maka rendahnya kandungan laktosa pada susu kambing memungkinkannya untuk meminum susu tanpa keluhan mulas. Dari sisi komposisi dasar, antara susu kambing dan susu sapi memiliki kesamaan. Susu sapi mengandung 12,2 persen bahan kering (3,2 persen protein, 3,6 persen lemak, 4,7 persen laktosa, dan 0,8 persen bahan mineral). Sementara susu kambing mengandung 12,1 persen bahan kering (3,4 persen protein, 3,8 persen lemak, 4,1 persen laktosa, dan 0,8 persen bahan mineral). 

Di sisi lain, minum susu kambing sebagai pangan tambahan (food suplement) berkhasiat
  • mengurangi gangguan pernapasan
  • typhus
  • maag
  • menyembuhkan  asma
  • bronkitis
  • rematik. 
  • menyembuhkan penyakit liver
  • pertumbuhan anak
  • meningkatkan stamina
  • Selebihnya, karena susu kambing mampu mengontrol lemak dalam tubuh, minuman ini pun berefek menghaluskan kulit. Sekarang ini banyak produk kosmetik yang terbuat dari susu kambing
  • mempercepat proses pemulihan ketika sakit 
  • membantu menyembuhkan kanker payudara

Meski begitu, sesungguhnya mekanisme kerja susu kambing dalam mengatasi berbagai gangguan penyakit dalam tubuh belum diketahui secara pasti karena penelitian tentang itu masih sangat terbatas dan umumnya hanya dilakukan di negara-negara Asia.

Hanya, yang jelas, susu kambing mengandung zat bioaktif yang mampu menjaga keseimbangan hormonal dalam tubuh. Selain itu, khasiat susu kambing akan lebih efektif bila peminumnya selalu menjaga kesehatan tubuh, misalnya dengan berolah raga.

Keistimewaan susu kambing :
1.Kaya Protein, enzim, mineral, vitamin A, dan Vitamin B (riboflavin). Beberapa jenis enzim juga terdapat dalam susu kambing, antara lain : Ribonuklease, Alkalin Fosfate, Lipase, dan Xantin Oksidase. Sementara beberapa mineral yang terkandung dalam susu kambing yaitu Kalsium, Kalium, Magnesium, Fosfor, Klorin dan Mangan.
2.Mengandung Antiantritis (inflamasi sendi).
3.Mempunyai khasiat untuk mengobati Demam Kuning, Penyakit Kulit, Gastritis (gangguan lambung), Asma, dan insomnia (sulit tidur).
4.Molekul lemaknya kecil sehingga mudah dicerna.
5.Bila disimpan di tempat dingin, tidak mengubah kualitas khasiatnya.




15 April 2008

Kesan Mas Bondan, Kontes Kambing Ettawa Blitar dari djogyakarta



Hari itu, sabtu tanggal 5 april 2008 jam 9 malam, kami rombongan dari jogja meluncur dari halaman dinas peternakan kabupaten Sleman menuju ke Blitar, Jawa Timur. Tidak lain tidak bukan, hanya ingin menunjukkan sedikit rasa cinta kami ke suatu pelehatan akbar. Yaitu kontes kambing etawa yang diselengarakan di Blitar, Jawa Timur. Pukul 3 dini hari, ,rombongan sampai di Blitar. Rombongan yang berjumlah 50 orang, yang semua rata-rata tergolong etawa mania di sambut dengan hangat oleh panitia lomba kambing etawa Blitar Jawa Timur. Ada mas Nanang, ada mas sekjen komunitas “ndas ireng” blitar mas Kusairi. Kami serombongan dipersilahkan menginap di kediaman mas Nanang. Sungguh, suatu sambutan yang diluar dugaan. Selama dalam perjalanan, hand phone saya selalu berdering, setelah saya lihat di layar hand phone selalu mas Kusairi dan mas Nanang yang selalu memantau keberadaan kita sampai mana. Selalu dan selalu. Sungguh suatu perjalanan yang sangat mengasikkan dan penuh kekeluargaan.

Pukul 3.30 pagi kami masuk ke kediaman mas Nanang, di desa Sumber Mulyo, Blitar, Jawa Timur. Di rumah beliau, ternyata sudah ada rombongan dari daerah Malang yang datang terlebih dahulu sebelum kita. Kata mereka, mereka sampai di kota Blitar jam 7 malam. Mundur 2 jam dari jadwal kedatangan mereka semula, dikarenakan kendaraan yang mengangkut ternak ada kerusakan di jalan, sehingga butuh sedikit waktu untuk membenarkan kendaraan mereka. Kami bermalam di sana . jadi di rumah itu, ada dua rombongan yang berbeda, malang dan jogjakarta. Sungguh suatu pertemuan yang diluar dugaan. Karena kami sama-sama pencinta etawa, maka rasa kantukpun sirna. Kami ngobrol sampai adzan subuh berkumandang. Kita ngobrol tentang potensi dan prospek kambing etawa yang sedang berkembang akir-akhir ini. Tidak ada rasa kecemburuan sedikitpun, kecuali informasi saling menguntungkan dan membangun daerah masing-masing. Kita banyak belajar dan saling tukar pengalaman di rumah mas Nanang.

Adzan Subuh mengema, bergegaslah kita menunaikan sholat Shubuh berjamaah. Setelah sholat, ada beberapa orang yang mandi dan ada beberapa orang yang main ke kandang kambing. Haaaa…. Subuh-subuh masuk ke kandang kambing?? Tapi karena mereka itu etawa mania, maka waktu bukan soal bagi mereka. Bagi mereka etawa adalah bagian dari jiwa, sudah sepantasnya mereka melakukannya. Ada salah satu peserta asal jogja yang terkejut. Kenapa pak??? Ada apa pak???? “Lihat mas, itu pejantan kambing saya 2 tahun yang lalu lho, saya ingat bener cirri kambingnya, nggak mungkin salah dech, sekarang ternyata sudah di pelihara orang malang tho??” katanya. Kambing itu tambah besar ya? Tambah gemuk. Lalu si empunya yang orang malang bercerita tentang kambing itu dan sekaligus membuka rahasia kenapa kambing pejantan itu bias gemuk. Tetapi memang benar, di kandang tempatnya mas Nanang memang ada beberapa kambing yang sudah menginap semalam di kandang. Rata-rata kambing yang menginap adalah milik peserta lomba asal daerah malang yang telah masuk ke blitar jam 7 malam. Kambing dari daerah lain ternyata juga sudah dating, Cuma penempatan kandangnya terpisah, tidak mengumpul di tempat mas Nanang semua. Begitu kambing datang, langsung di bongkar ke kandang mas nanang biar bisa beristirahat, karena kambingnya juga capek setelah melakukan perjalan jauh.

Pukul 6.30 pagi, seluruh peserta asal Malang dan Jogjakarta dipersilahkan sarapan di tempatnya mas nanang, menu pagi yang sungguh sangat enak. Nasi soto masakan ibunda mas nanang. Ada telur, ada ayam,ada tempe, ada kerupuk. Wow mas nanang punya hajat besar nich. Pukul 7.00 pagi, rombongan peserta baik dari daerah malang maupun dari jogja merayap berangkat ke arena lomba. Begitu sampai di arena lomba, sebagian besar peserta tercengang melihat begitu meriah dan ramainya acara itu di gelar. Wow….. elok tenan…. Dan yang lebih membikin kami kagum adalah animo dari etawa mania. Menurut informasi yang saya per oleh dari mas kusairi, jumlah peserta lomba diikuti oleh 8 kota besar. Ada tulungagung, Surabaya, malang, trengalek, mojokerto, ponorogo,kediri, dll. Itu baru yang resmi, belum peserta lain yang langsung dating tanpa konfirmasi dengan panitia. Kalau saat itu di hitung, mungkin ada 2 sampai 3 ribu orang tumplek blek di pasar hewan itu, tempat di selenggarakannya lomba kambing etawa. Betapa besar animo dan semangat mereka untuk menyaksikan hewan-hewan super, jago-jago daerah yang keluar.

Saat itu, tidak ada kambing jelek, semua bagus-bagus, semua besar-besar, semua indah indah. Dari yang jantan maupun betina, dari yang tua sampai cempe, semuanya istimewa. Tidak tanggung-tanggung, jumlah pesertanya pun membludag, hamper mendekati 300 ekor kambing yang ikut dalam lomba tersebut. Sampai-sampai acara penilaian di undur sampai malam, karena jumlah kambing yang sangat banyak. Terlepas dari semua itu, ada beberapa hikmah yang dapat dipetik oleh kami peserta dari jogja. Ternyata kambing etawa sungguh sangat elok, besar, dan terawat. Apalagi kambing itu berada di jawa timur, yang jaraknya 430 km di timur kota jogja, yang notabennya kambing itu berasal dari daerah kami. Kami bangga dan terharu melihat semua itu. Bangga karena kambing itu dari daerah kami, dan terharu karena mereka ternyata bener-bener merawat kambing etawa seperti kami merawat kambing etawa di daearah kami, bahkan untuk perawatan mungkin mereka jauh lebih baik dari daerah kami.

Itulah kambing etawa yang memiliki 3 fungsi. Karena kambing etawa selain berfungsi sebagai kambing penghasil susu terbesar, penghasil daging ter banyak, ternyata kambing etawa juga dapat meiliki nilai seni yang tinggi. Dalam acara tersebut ada beberapa factor yang di jadikan sebagai acuan dalam penilaian, tubuh, berat, tinggi,panjang telinga, pola warna sera kerapihan bulu yang indah. Poin-poin itulah yang mereka perebutkan untuk mencapai kambing yang dinyatakan super, ya minimal oleh daerah jawa timur, Selamat beternak, Indonesia itu kaya, jadi beternaklah dengan benar dan baik. Karena dengan itu Indonesia akan membayar mahal akan pengorbanan kita.
Sekian,


wassalam, bondan, djogjakarta

13 April 2008

Diagnosa Penyakit Dengan Mempelajari Feses

Oleh : drh. Ajat Sudarjat (Manajer Veteriner Kampoeng Ternak)

Di lapangan atau peternakan yang tidak memiliki tenaga medis (dokter hewan atau paramedis veteriner) sering mengalami kesulitan dalam penanganan sebuah kasus, akibatnya penyakit tersebut tidak mampu ditangani secara tuntas sehingga kejadiannya berulang dan akhirnya menyebabkan kerugian ekonomi yang terus-menerus. Untuk mengatasi sebuah penyakit, tentunya harus diketahui terlebih dahulu penyebab penyakit tersebut dengan cara diagnosa penyakit. Walaupun yang berwenang dan memiliki kemampuan mendiagnosa penyakit secara benar hanya dokter hewan, pemilik peternakan atau yang berhubungan dengan dunia peternakan tetap harus mengetahui beberapa teknik diagnosa sederhana untuk mengetahui penyebab penyakit, sehingga mampu menentukan langkah terapis sementara yang harus dilakukan sebelum datang dokter hewan. Langkah pengobatan yang dilakukan tersebut tentunya hanya sebatas pengobatan simptomatis atau pengobatan berdasarkan gejala klinis yang nampak pada saat pemeriksaan.

Salah satu gejala klinis yang nampak pada ternak yang menderita suatu penyakit adalah mencret atau diare. Pada dasarnya mencret atau diare adalah sebuah gejala klinis yang menunjukkan adanya perubahan fisiologis atau patologis di dalam tubuh terutama saluran pencernaan. Gejala yang bisa kita perhatikan dari mencret meliputi perubahan konsistensi (keras atau tidaknya) feses, warna feses, bau feses, dan keberadaan benda atau bahan yang terbawa di dalam feses pada waktu feses keluar.

Berdasarkan konsitensinya kita mengenal kelainan feses berupa feses yang keras sekali sehingga menyebabkan konstipasi atau kesulitan buang kotoran. Ada juga feses yang lembek bahkan sampai cair sekali seperti lumpur. Kemudian berdasarkan warnanya ada feses yang berwarna hijau, merah, dan hitam seperti ter. Selanjutnya jika dilihat dari baunya ada feses yang berbau amis normal, bau pakan (seperti bau rumput), bau asam, dan bau busuk. Terakhir kita juga sering melihat ada benda atau bahan tertentu seperti lendir, luruhan sel mukosa usus, segmen cacing pita, gumpalan darah segar, dan terkadang ada cacing kremi yang terbawa di dalam feses. Tanda-tanda tersebut di atas dapat dijadikan dasar untuk menentukan penyebab penyakit. Dengan mengetahui penyebab penyakit kita akan mengetahui langkah pengobatan yang tepat, sehingga penyakit tersebut dapat ditangani secara tuntas.

Teknis diagnosa penyakit berdasarkan mencret yang dimaksud pada tulisan ini dilakukan dengan cara menggabungkan gejala-gejala yang terjadi pada feses seperti penjelasan di atas. Feses yang lembek sampai cair tanpa disertai perubahan lainnya menunjukkan ada perubahan fisiologis di dalam saluran pencernaan. Perubahan fisiologis tersebut disebabkan oleh adanya perubahan lingkungan ternak, meliputi perubahan pakan, perpindahan ternak, perubahan cuaca, dan pergantian pemelihara. Karena kejadian tersebut hanya merupakan perubahan fisiologis, maka pengobatan terhadap mencret seperti itu hanya dengan memberikan obat-obatan untuk menghentikan mencret (obat anti mencret). Sedangkan feses dengan konsistensi yang keras dapat diobati dengan memberikan pencahar atau obat untuk mempermudah buang kotoran.

Feses yang berwarna hijau seperti bubur rumput menunjukkan bahwa di dalam saluran pencernaan tersebut hanya terjadi perubahan fisiologis sehingga hanya diobati dengan obat anti mencret. Sedangkan feses yang berwarna merah dan hitam menunjukkan telah terjadi infeksi di dalam tubuh. Infeksi yang terjadi di dalam tubuh biasanya disebabkan oleh bakteri, protozoa, parasit darah atau sesekali disebabkan oleh virus. Dengan demikian pengobatan yang diberikan berupa antibiotika untuk membunuh bakteri dan multivitamin untuk meningkatkan ketahanan tubuh sehingga tubuh mampu melawan infeksi virus yang menyerangnya. Jika disertai adanya lendir yang berbau amis ada kemungkinan disebabkan oleh protozoa dan parasit darah sehingga harus diberikan antibiotika dari golongan sulfa.

Adanya feses yang encer disertai bau amis dan bau hijauan diobati dengan obat anti mencret karena hanya terjadi perubahan fisiologis di dalam saluran pencernaan. Sedangkan feses yang berbau busuk biasanya menunjukkan telah terjadi infeksi oleh bakteri, protozoa atau parasit darah, sehingga diobati dengan antibiotika golongan sulfa. Selanjutnya apabila feses yang dikelurkan berbau asam ada kemungkinan telah terjadi asidosis. Pengobatan yang diberikan bisa berupa obat-obatan pencahar ringan untuk mengeluarkan asam dan obat-obatan untuk mengurangi kembung, karena biasanya apabila terjadi asidosis akan disertai dengan kembung perut (tympani).

Lendir yang terbawa di dalam feses disertai bau amis menunjukkan telah terjadi infeksi oleh protozoa. Sedangkan gumpalan darah yang ikut terbawa oleh feses menandakan adanya infeksi oleh bakteri, parasit darah atau virus. Tetapi apabila lendir yang terbawa berupa luruhan sel mukosa lambung atau usus dapat diartikan bahwa pakan hijauan yang diberikan terlalu kasar atau serat kasarnya terlalu tinggi sehingga mengiritasi mukosa lambung atau usus. Untuk yang disebabkan oleh serat kasar yang terlalu tinggi harus ditangani dengan cara memberikan hijauan yang lebih muda atau campuran antara hijauan yang tua dengan yang lebih muda. Dengan kata lain dapat dicegah dengan perbaikan manajemen pemberian pakan. Kemudian jika yang terbawa berupa segmen cacing pita atau cacing dewasa dari cacing kremi, maka diobati dengan pemberian obat cacing dan multivitamin bagi ternak yang menunjukkan gejala sakit, sedangkan untuk ternak yang lainnya diberikan pengobatan cacing secara rutin dan teratur.

Hal yang lebih penting dari penjelasan tentang pengobatan berbagai penyebab mencret di atas adalah penanganan mencret itu sendiri yang menyebabkan tubuh kehilangan cairan terutama air, bikarbonat, sodium, dan potassium. Penanganan bagi ternak yang terkena mencret dengan cara penggantian cairan tubuh yang hilang, yaitu dengan memberikan cairan elektrolit secara intra vena atau sub cutan sampai normal kembali.

Demikian salah satu teknik diagnosa dan penanganan penyakit secara sederhana yang dapat kita peroleh dengan mempelajari kotoran yang dikeluarkan dari lubang yang kotor, namun mudah-mudahan dapat menjadi ilmu yang bermanfaat. Wallaahu a’lam.

Sumber
http://www.kampoengternak.or.id

Manfaat Sehat Susu Kambing

Pernah mencoba susu kambing ? Hasil survei United Departement of Agriculture, susu kambing baik untuk berbagai keadaan terutama mencegah penyakit. Malah dianjurkan untuk penderita penyakit TBC, asma, anemia, hepatitis, kram otot dan tukak lambung.

Begitu banyaknya manfaat susu ini sehingga dianjurkan untuk dikonsumsi
secara teratur. Dan khusus di Deliserdang, Sumut, masyarakat boleh bersyukur dengan adanya produk susu kambing yang telah hadir di Desa Limau Manis Dusun XII Pasar XIII Gg Bambu Tanjungmorawa Deliserdang.

Sang pengusaha, Efendy, saat ditemui Global, Selasa (12/9), di Tanjungmorawa mengatakan, secara komersial produksi susu kambing Etawa miliknya adalah produksi susu kambing pertama di Sumut.

Sedangkan pengembangan selama ini masih terkait pada binaan Dinas Peternakan Deliserdang. Namun hanya sebatas pembinaan, sebab segala biaya masih ditanggung sendiri.

Hingga kini jumlah kambing Etawa yang dikembangkannya mencapai 500 ekor. Produktif berproduksi 60 ekor. Dari 60 ekor tersebut diperoleh 50 liter susu /harinya. Sedangkan harga jual yakni Rp 40.000/liter dan Rp 12 ribu untuk 260 cc atau kemasan botol kecil.
Sementara susu disimpan dalam lemari pendingin pada suhu 20 derajat celcius untuk setengah hari, pada 15 derajat celcius untuk satu 1 hari, 10 derajat celcius untuk 2 hari, 5 derajat celcius untuk 10 hari dan 0 derajat celcius dalam 20 hari.

Untuk pemasaran saat ini sudah ada di Berastagi Supermarket, Pasar Buah Berastagi dan di depan Masjid PTPN II Tanjungmorawa.

Manfaat lain
Sedangkan manfaat lain susu kambing ini aman bagi tubuh dan dapat menetralisir asam lambung, menambah vitalitas dan daya tahan tubuh, mengatasi masalah impotensi dan mengoptimalkan pertumbuhan pada anak.

Mengenai komposisi kimiawi susu kambing Etawa mengandung protein, lemak, karbohidrat, kalori, kalsium, fosfor, magnesium, besi, natrium, kalium, Vitamin A, B1 (IU), B2(mg), B6, B12, C, D, E, Niacin, V, Asam Pantotenant, Kolin dan Inositol.

Terlepas dari manfaat , khasiat dan sebagainya, Efendy mengatakan tidak mudah mengembangkan kambing yang satu ini. Pasalnya, selain harganya yang memang mahal merawatnya memang harus ekstra teliti. Dalam seminggu saja, kambing - kambing itu harus dimandikan sebanyak tiga kali. Makanan juga tak boleh rumput sembarangan melainkan daun ubi dicampur dedak halus, jagung, cungkil kelapa dan ditambah mineral.

“Harga kambing Etawa saat ini lumayan mahal. Untuk pejantan mencapai Rp 7 juta/ekor,” kata Efendy. Itu sebabnya kambing Etawa tidak mungkin dijadikan kambing pedaging.
“Karena harganya yang begitu mahal sampai kini kita tidak mampu memenuhi pesanan negara tetangga Malaysia yang meminta disediakan 200 ekor kambing pejantan Etawa per bulannya,” sambung Efendy lagi.

Pengembangan
Sementara untuk program pengembangan alternatif, Dinas Peternakan telah menyediakan kambing etawa sebagai pejantan dan kambing betina sebagai indukan. “Anak-anak kambing blasteran ini nantinya akan diberikan kepada masyarakat sebagai program bantuan bergulir,” ujar Efendy.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Peternakan Deliserdang Ir Zulkifli Nasution melalui Subdin Produksi Peternakan D/S Prasisto Madjing dan Staf Jefry D Sinaga saat ditemui Global membenarkan keterangan Efendy.

Jefry mengatakan, usaha Efendy merupakan binaan Dinas Peternakan Deliserdang. Selain itu kini Dinas Peternakan Deliserdang juga sedang melakukan pembinaan pengembangan jenis sapi lokal ongole di Desa Tanjungmorawa B dengan 24 ekor sapi.

disadur dari Artikel di

www.susu-kambing.com

Harian global

Kontes Kambing Peranakan Ettawa Blitar,

Salam Peternak
Kontes kambing Peranakan Ettawa di Blitar telah berlalu hampir seminggu. Pembaca blog yang berbahagia penulis akan mencoba menggambarkan sedikit suasana kontes kambing di kota yang terkenal dengan Kota Proklamator. Sebuah kota kecil di Jawa Timur Selatan. Walaupun mungkin agak terlambat, tapi ngga apa-apalah. Ada pepatah yang bilang lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali. Beberapa hari yang lalu sudah penulis posting pengumuman pemenang kontesnya. Sekarang hasil liputannya. Pengumumannya dapat dilihat selengkapnya di bawah tulisan ini
Hari itu minggu tanggal 6 April 2008 di Pasar Dimoro Kota Blitar, pasar Dimoro adalah pasar hewan terpadu. Pasar milik Pemerintah Kota Blitar ini adalah pusat perdagangan hewan seperti sapi, kambing ayam, burung. Hari itu mulai pagi terjadi pemandangan yang berbeda dari biasanya, kalau pada hari Pasaran, hewan yang datang ke pasar relatif beragam Sapi, Domba, Kambing, ada yang cempe, induk atau pejantan. Tapi hari itu sangat berbeda, hewan yang datang ke pasar di dominasi kambing dengan warna kepala hitam dan bulu badan berwarna putih, ada juga yang warna bulu di sekitar kepala merah kecoklatan tapi jumlahnya tidak seberapa. Yang membawa kambingnya pun bukan pedagang atau Blantik begitu orang menyebut pedagang kambing tapi orang yang berdandan necis, dan datang datang dari Blitar dan luar kota Blitar. Ada apa ya..?!!!
Ternyata....!!! Hari itu Forum Komunikasi Peternak Kambing Peranakan Ettawa Blitar punya gawe mengadakan Kontes Kambing Peranakan Ettawah Ke 2 Tahun 2008 acara ini adalah agenda rutin dan acara ini adalah kali kedua. Acara ini bertepatan dengan agenda Pemerintah Kota Blitar memperingati Hari Jadi Kota Blitar yang ke 101. Acara ini terselenggara kerjasama Forum Komunikasi Peternak Kambing Peranakan Ettawa Blitar, Dinas Pertanian Kota Blitar, dan Kantor Pengelola Pasar Hewan dimoro Kota Blitar. .
Menurut bapak Kusairi Sekretaris Forum Komunikasi Peternak Kambing Peranakan Ettawa Blitar dalam perbincangan dengan Penulis, mengatakan target panitia penyelenggara Kontes Kambing kali ini adalah sekitar 150 Kambing namun pada hari H yang ternyata yang datang mendaftar mencapai 250 kambing. Lanjutnya, ini menunjukkan apresiasi masyarakat terhadap kambing Peranakan Ettawa meningkat. menurut beliau ada beberapa alasan mengapa kambing Peranakan Ettawa semakin banyak digemari. Ada nilai eksotis atau keindahan dari kambing ini sehingga disitulah ada nilai yang melekat yaitu seni.. Selain keunggulan secara fisik yaitu, pertumbuhan pesat, postur tubuh besar, bentuk kepala yang cembung, telinga melipat, warna bulu, bentuk ekor.Kambing Peranakan Ettawa juga mempunyai produksi susu yang tinggi karena merupakan jenis kambing perah. Susu kambing juga dipercaya menyembuhkan berbagai penyakit. Inilah yang menjadi nilai jual kambing ini menjadi tinggi.
Info tentang khasiat susu kambing silahkan klik disini!.
Kontes kambing kali ini tidak hanya di ikuti peserta dari Kota dan Kabupaten Blitar namun juga di diikuti oleh peternak kambing di kota dan kabupaten di sekitar Blitar seperti Tulungagung, Kediri, Mojokerto, Malang, Ponorogo dll bahkan dari Propinsi lain yaitu dari Asosiasi Peternak kambing PE Sembada Sleman Yogyakarta. Pak Bondan bersama 50 orang temannya juga membawa 8 ekor kambing untuk ikut serta dalam kontes kambing. Sebagai humas asosiasi tersebut beliau sebelumnya mengirim email kepada Penulis setelah membaca email yang dikirim penulis di Milis Insan Peternakan yang di komandani Kang Agus dari Villa Domba Bandung. Beliau beserta teman-temannya akan berpartisipasi dan akan studi banding pelaksanaan Kontes kambing di Blitar. Foto Mas Bondan dan kambingya juga saya tampilkan di Blog ini. Walaupun agak ngga kelihatan.
Jumlah peserta yang membludak membuat panitia harus bekerja ektra keras, sehingga dari pagi sampai menjelang Magrib penjurian baru selesai. Penjurian sudah mengikuti standar Nasional dan salah satu juri sudah mengikuti Diklat penjurian kambing PE secara nasional yang meliputi berbagai kriteria dengan nilai-nilai tertentu. Menurut rencana semula diperkirakan jam 14.00 sudah selesai dan akan dilanjutkan penyerahan hadiah oleh Walikota Blitar Bapak Jarot Saiful Hidayat. Namun beliau tetap hadir dalam acara ini memberikan support atas terselenggaranya acara ini. Walaupun belum ada penyerahan hadiah. Foto beliau dapat dilihat di bagian bawah BLOG.
Pengumuman resmi pemenang Kontes Kambing Peranakan Ettawa Blitar 2008 baru dilaksanakan esok harinya yaitu tanggal 7 April di acara talkshow di Radio Patria FM jam 20.30 Wib bersama Bapak Kusairi sebagai Panitia sekaligus Sekretaris Panitia kontes kambing. Dalam akhir talkshow tersebut beliau menyampaikan bahwa dalam setiap perlombaan pasti ada yang kalah dan ada yang menang, yang menang jangan lupa diri dan sombong namun sebagai pemacu untuk giat berprestasi lagi untuk kemajuan peternakan kambingnya, dan bagi yang kalah dapat menyampaikan kritik, saran, atau ketiadakpuasan kepada panitia tanpa merubah keputusan dewan juri. Hal ini akan menjadi evaluasi kedepan bagi panitia karena sifat panitia masih taraf belajar. Pengumuman pemenangnya dapat di lihat bagian bawah tulisan ini. .
Menurut informasi yang didapat penulis penyerahan hadiah akan dilaksanakan bersamaan dengan acara Bursa lelang Kambing PE dan rencananya akan menghadirkan kembali pemenang-pemenang kontes kambing.Demikian sedikit tulisan yang bisa penulis sampaikan kepada pembaca Blog Kambing Indonesia, Blognya Peternak Indonesia. Semoga bisa menambah wawasan baru dan inspirasi bagi kita semua Insan peternakan.
Buat mas Bondan dan teman-teman Asosiasi Peternak kambing PE Sembada di Ngayogyakarto Hadiningrat, penulis pribadi dan seluruh Panitia kontes kambing mengucapkan banyak terima kasih atas partisipasi dan kedatangannya. Semoga jalinan ukhuwah diatara kita semakin erat dan jalinan sinergi menuju masa depan peternakan di Indonesia.
Salam Sukses. Salam Peternak...!!!
Didik Yusuf, SPt
Email:mail_didikyusuf@yahoo.com

9 April 2008

Pengumuman Hasil Kontes Kambing Ettawa Ke 2 Blitar

PANITIA KONTES KAMBING ETAWA KE-2

BLITAR 2008

Sekretariat: Kantor Pasar Hewan Terpadu Dimoro Jl. Batanghari Kota Blitar


I. KATEGORI PEJANTAN UNGGUL KELAS A

No

No. Peserta

Nama Kambing

Pemilik

Alamat

Total Nilai

Juara

1

106

BISON

P. SONI

GANDEKAN SRENGAT

437

I

2

174

SABLENG

P. YUDI

BATUAJI KEDIRI

436,5

II

3

133

STALION

FAIZ

KESAMBEN BLITAR

436

III

II. KATEGORI PEJANTAN UNGGUL KELAS B

No

No. Peserta

Nama Kambing

Pemilik

Alamat

Total

Nilai

Juara

1

143

RAJAWALI

PANDOWO

Rejotangan Tulungagung

441,5

I

2

086

Putra Caesar

DARULIN

Maliran Ponggok Blitar

433

II

3

102

BOLANG

ISMANGUN

Krenceng Nglegok, Blitar

430,5

III

III. KATEGORI CALON PEJANTAN UNGGUL KELAS C

No

No. Peserta

Nama Kambing

Pemilik

Alamat

Total Nilai

Juara

1

166

Rungi

Pandowo

Rejotangan Tulungagung

433,5

I

2

225

Aldi Fairuz

Agus Dwi

Sanglir Grup T Agung

432

II

3

138

Kancil

Warnomo

Kemirigede Kesamben Blt

431

III

IV. KATEGORI INDUKAN UNGGUL KELAS A

No

No. Peserta

Nama Kambing

Pemilik

Alamat

Total Nilai

Juara

1

195

Naning

Rohmad

Selorejo Ngunut Tlg Agung

436

I

2

188

Haris

Hari

Ringinsari Sanankulon Blt

435,5

II

3

194

Jennifer

Nanang

Sumberjo Sanankulon Blt

432,5

III

V. KATEGORI INDUKAN UNGGUL KELAS B

No

No. Peserta

Nama Kambing

Pemilik

Alamat

Total Nilai

Juara

1

139

Kanti

Warnomo

Kemirigede Kesamben Blt

432

I

2

056

Rimbi

Sumardi

Penataran Nglegok Blt

430

II

3

219

Phykha

Odot

Karangsono Ngunut T Agung

426

III

VI. KATEGORI CALON INDUKAN UNGGUL KELAS C

No

No. Peserta

Nama Kambing

Pemilik

Alamat

Total

Nilai

Juara

1

218

Laris manis

Odot

Karangsono Ngunut T agung

429,5

I

2

204

Sri suhana

Sodin

Domasan Kalidawir T Agng

423

II

3

215

Chaterin

Istiawan

Selorejo

422,5

III

VII. KATEGORI CAMPURAN/BEBAS PEJANTAN

No

No. Peserta

Nama Kambing

Pemilik

Alamat

Total Nilai

Juara

1

224

Agak rimang

H. Rumaji

Sumberingin T agung

119

I

2

199

Blegok

Sanglir grup

Ngunut T agung

116

II

3

214

Thoyib

Istiawan

Selorejo

112

III

powered by Blogger Theme | WordPress by Newwpthemes