20 Maret 2008

KONTES KAMBING ETTAWA KE-2 BLITAR 2008

Memperingati HARI JADI KOTA Blitar ke 102

IKUTI DAN SAKSIKAN

KONTES KAMBING ETTAWA KE-2 BLITAR 2008

HARI MINGGU TANGGAL 6 APRIL 2008

DI PASAR HEWAN TERPADU DIMORO KOTA BLITAR

Biaya Pendaftaran

  1. Kelas pejantan/ Indukan Rp. 25.000
  2. Kelas Calon Pejantan/Indukan Rp. 20.000
  3. Kelas Pejantan Bebas/ Campuran Rp. 25.000

Kategori yang dilombakan

  1. Kelas Pejantan Unggulan (A, B dan C)
  2. Kelas Calon Pejantan Unggulan (A dan B)
  3. Kelas Calon Pejantan Unggulan
  4. Kelas Calon Indukan Unggulan
  5. Kelas Pejantan Bebas/ Campuran

Informasi dan Pendaftaran

  1. Kusairi HP. 081 335 387 912
  2. Madi HP. 085 648 556 631
  3. Nanang HP. 081 333 440 999
  4. Kantor Kesekretariatan (0324)802993
  5. Korwil Kecamatan Masing-masing

Acara ini diselenggrarakan

  1. FORUM KOMUNIKASI PETERNAK KAMBING ETTAWA ”Ndas Ireng” BLITAR
  2. PANITIA Hari Jadi Kota Blitar ke 102
  3. Dinas Pertanian daerah Kota Blitar
  4. Kantor Pengelola Pasar Daerah Blitar

Informasi lengkapnya juga bisa diakses di Kampung Kambing. Blognya Peternak Indonesia

Matur Nuwun

Wassalamualaikum Wr. Wb

Pengelola Blog Kampung Kambing

Didik Yusuf, SPt

HP.+6285649170014

Email: mail_didikyusuf@yahoo.com

Blog: http://kambingindonesia.blogspot.com

16 Maret 2008

UMB (Urea Molasses Blok) Permen Jilat Ternak


Ternak ruminansia (sapi, kerbau, kambing dan domba) telah lama dipelihara oleh masyarakat Indonesia, bahkan pemeliharaannya telah menjadi budaya bagi sebagian masyarakat desa. Memelihara ternak pada masyarakat daerah tertentu, menjadi kebanggaan dan merupakan “harta kekayaan”.

Kebutuhan ternak ruminansia akan pakan dapat dipenuhi dari pakan hijauan (rumput atau kacang-kacangan) sebagai pakan basal (utama) dan konsentrat sebagai pakan penguat. Kedua pakan tersebut belum menjamin terpenuhinya unsur-unsur mikro berupa mineral, vitamin dan asan amino tertentu terutama pada ternak yang dipelihara secara intensif.

Dalam rangka terus membina pengembangan ternak, maka perlu dikenalkan berbagai teknologi tepat guna kepada masyarakat. Salah satu teknologi dibidang pakan ternak adalah penggunaan urea molasis blok (UMB) sebagai pakan suplemen pada ternak ruminansia yang ditujukan untuk meningkatkan efiisensi pencernaan, sehingga akhirnya dapat meningkatkan produksi ternak.

Sampai saat ini, UMB telah terbukti telah dapat meningkatkan produktivitas ternak potong maupun perah baik sapi, kerbau, domba maupun kambing.

PERALATAN DAN BAHAN

A. Peralatan yang diperlukan

  • Timbangan

  • Alat Pemanas

  • Wadah pencampur dan pengaduk

  • Alat pencetak (dapat dari bambu dan pipa paralon)

B. Bahan-bahan berupa :

  • Molasis (tetes tebu atau gula jawa)

  • Onggok (limbah dari pabrik tapioka)

  • Dedak (halus atau kasar); lebih baik yang banyak menirnya

  • Tepung kedelai (kedelai giling)

  • Tepung daun singkong kering

  • Polard (dedak gandum)

  • Tepung tulang

  • Laktat mineral (mineral untuk ternak)

  • Kapur (injet)

  • Garam dapur

  • Pupuk urea atau ZA

  • Bungkil biji kapuk

  • Bungkil biji kedelai

  • Bungkil kelapa

  • Ataupun dapat ditambahakan bahan jamu seperti temu ireng, temu lawak, kunyit dan jahe dalam persentase yang kecil.

FORMULA UMB

Formula yang akan dipaparkan disini adalah formula berdasarkan dinas peternakan, BATAN dan Grati serta formula UMB Plus secara ringkas.

A. Formula BATAN

Jenis bahan

Formula

Kg per 10 kg campuran

I

II

III

Molasis

Onggok

Dedak

Tepung kedelai

Tepun tulang

Tepung daun singkong kering

Kapur

Laktat mineral

Garam dapur

Urea

Polard

Bungkil biji kapuk

3,3

0,8

1,8

1,3

0,6

-

0,9

0,125

0,75

0,425

-

-

3,9

0,5

1,35

-

0,6

1,45

0,9

0,12

0,75

0,43

-

-

2,925

-

-

-

0,49

-

0,65

0,085

0,39

0,26

2,295

2,275

B. Formula Dinas Peternakan

Jenis bahan

Komposisi

(kg)

I

II

III

Molasis

Onggok

Dedak

Polard

Tepung kedelai

Tepun tulang

Kedelai giling

Kapur

Laktat mineral

Garam dapur

Urea

5

1,75

2,5

-

1,75

0,75

-

1,25

0,125

1

0,6

3,75

1

-

2,5

1,375

-

-

1,25

1,05

0,9

0,6


4,25

1,5

2,125

-

-

-

1,5

1

0,75

0,875

0,5

C. Formula Grati

Jenis bahan

Komposisi

(%)

Molasis

Bahan Pengisi

Urea

Dedak

Polard

Bungkil kelapa

Bungkil biji kapuk

Empelur ampas tebu

Serbuk gergaji

Bahan Pengeras

Kapur

Semen bentonit

MgO

CaO

Bahan Tambahan

Mineral campuran

Garam dapur

Vitamin

15 – 79



3 – 15

20 – 30

15 – 23

8 – 15

4 – 22

2 – 8

3 – 7



1 – 3

1 – 10

1 – 3

1 – 2


2 – 10

1 – 2

0,5 – 1

D. Formula UMB Plus

Jenis bahan

Formula

Kg per 10 kg campuran

I

II

III

Molasis

Onggok

Dedak

Tepung kedelai

Tepun tulang

Tepung daun singkon

Kapur

Laktat mineral

Garam dapur

Urea

Polard

Bungkil biji kapuk

Tetra misol HCl

3,3

0,775

1,775

1,275

0,575

-

0,875

0,1

0,725

0,4

-

-

0,2


3,9

0,475

1,325

-

0,575

1,425

0,87

0,1

0,725

0,405

-

-

0,2

2,925

-

-

-

0,465

-

0,625

0,06

0,365

0,235

2,27

2,25

0,2

PEMBUATAN UMB

Pembuatan UMB dimulai dari pencampuran bahan, penga-dukan, pemanasan, percetakan sampai pengemasan. Rangkaian proses pembuatan UMB tergantung pada formula yang dipergunakan dan tujuan pemeliharaan ternak. Namun, secara garis besar proses pembuatan UMB dapat dibedakan menjadi tiga cara, yaitu secara dingin, hangat dan panas. Untuk itu, pada setiap formula diatas rekomendasi cara pembuatannya harus digunakan; akan tetapi pada kesempatan tersebut hanya diperkenalkan pembuatan secara panas.

Berikut ini cara pembuatan UMB secara umum :

  • Bahan di timbang sesuai dengan komposisi yang diinginkan.

  • Bahan yang berbentuk padat atau kering dicampur, dimulai dari yang jumlahnya paling sedikit, lalu ditambahkan ke bahan yang lebih besar sambil diaduk sampai rata.

  • Setelah itu ditambahkan bahan yang cair sedikit demi sedikit sam-bil diaduk sehingga tidak terjadi gumpalan-gumpalan.

  • Semua campuran tadi dipanaskan sambil terus diaduk sampai merata panasnya, lamanya pemanasan tergantung pada cara yang dipilih. Untuk cara dingin tidak dipanaskan, cara hangat dipa-naskan 3 – 4 menit dengan suhu tidak lebih dari 40 0C, sedangkan secara panas dipanaskan 20 menit dengan suhu 100-120 0C.

  • Adonan UMB didinginkan dengan meletakan adonan pada suhu kamar.

  • Hasil cetakan dikemas dengan plastik bening untuk memudahkan pengontrolan kualitas (mutu) UMB yang dihasilkan.

Pakan suplemen ini tahan sampia 3 – 6 bulan.

PEMBERIAN UMB PADA TERNAK

UMB diberiakan dengan cara diletakan di tabung bambu atau dikotak pakan. Pakna suplemen ini diberikan pada pagi hari, jumlah-nya disesuaikan dengan tingkat konsumsi yang dianjurkan pada setiap jenis ternak. Untuk ternak besar (sapi dan kerbau) mencapai 350 gram/ekor/hari; kambing dan domba sebesar 120 gram/ekor/hari.

UMB YANG BAIK (BERMUTU)

BERMUTU

TIDAK BERMUTU

Warna : Coklat matang

Bau : Aroma khas molasis (tetes)

Rasa : Asam, manis dan gurih

Nilai pH : 3,5 – 4,2

Tekstur : Padat, kenyal, kesat dan tidak berlendir


Belang berbintik putih

Busuk tengik

Sangat asam

Lebih dari 4,2

Bergumpal, pecah, basah dan berlendir


http://insidewinme.blogspot.com/

12 Maret 2008

Amonisasi Jerami Padi Untuk Pakan

Amonisasi Jerami Padi Untuk Pakan

Keluaran
Jerami padi dengan kecernaan lebih baik

Bahan dan Alat
Bahan : jerami padi, urea, molases
Alat : timbangan, plastik, ember, skop, cangkul, sendok dan alat penyiram

Pedoman Teknis
Perlakuan amonisi jerami padi :

  • 4 kg urea
  • 100 kg bahan kering jerami padi

    Cara perlakuan :
  • Urea (4 kg) dicampur dengan air 100 liter
  • Kemudian jerami padi disiram air larutan urea hingga merata lapis perlapis
  • Kemudian tutup dengan plastik, hingga kedap udara
  • Diamkan selama 1-2 minggu untuk proses amonisi

    Proses amonisi dapat dilakukan di dalam tempat khusus misalnya drum bekas atau di tempat lainnya, yang ditutup dengan plastik kedap udara.
    Proses amonisi bila sempurna ditandai tekstur jerami relatif lebih mudah putus, berwarna kuning tua atau coklat dan bau monia। Untuk mengurangi bau amonia, jerami harus dianginkan selama 1-2 jam sebelum diberikan pada ternak। सुम्बर :deptan

  • Budidaya Ternak Kambing

    Budidaya Ternak Kambing

    Keluaran
    Ternak kambing produksi optimal

    Bahan dan Alat
    Bahan : Kambing, pakan, peralatan konstruksi kandang, lahan
    Alat : tempat pakan/minum

    Pedoman Teknis

    a. Jenis kambing asli di Indonesia adalah kambing kacang dan kambing peranakan etawa (PE)

    b. Memilih bibit
    Pemilihan bibit diperlukan untuk menghasilkan keturunan yang lebih baik. Pemilihan calon bibit dianjurkan di daerah setempat, bebas dari penyakit dengan phenotype baik.
    1. Calon induk, Umur berkisar antara > 12 bulan, (2 buah gigi seri tetap), tingkat kesuburan reproduksi sedang, sifat keindukan baik, tubuh tidak cacat, berasal dari keturunan kembar (kembar dua), jumlah puting dua buah dan berat badan > 20 kg.
    2. Calon pejantan, Pejantan mempunyai penampilan bagus dan besar, umur > 1,5 tahun, (gigi seri tetap), keturunan kembar, mempunyai nafsu kawin besar, sehat dan tidak cacat.

    c. Pakan
    Ternak kambing menyukai macam-macam daun-daunan sebagai pakan dasar dan pakan tambahan (konsentrat). Pakan tambahan dapat disusun dari (bungkil kalapa, bungkil kedelai), dedak, tepung ikan ditambah mineral dan vitamin. Pakan dasar umumnya adalah rumput kayangan, daun lamtoro, gamal, daun nangka, dsb. Pemberian hijauan sebaiknya mencapai 3 % berat badan (dasar bahan kering) atau 10 - 15 % berat badan (dasar bahan segar)

    d. Pemberian pakan induk
    Selain campuran hijauan, pakan tambahan perlu diberikan saat bunting tua dan baru melahirkan, sekitar 1 1/2 % berat badan dengan kandungan protein 16 %.

    e. Kandang
    Pada prinsipnya bentuk, bahan dan konstruksi kandang kambing berukuran 1 1/2 m2 untuk induk secara individu. Pejantan dipisahkan dengan ukuran kandang 2 m2, sedang anak lepas sapih disatukan (umur 3 bulan) dengan ukuran 1 m/ekor. tinggi penyekat 1 1/2 - 2 X tinggi ternak.

    f। Pencegahan penyakit : sebelum ternak dikandangkan, kambing harus dibebaskan dari parasit internal dengan pemberian obat cacing, dan parasit eksternal dengan dimandikan.
    सुमेर : Deptan
    powered by Blogger Theme | WordPress by Newwpthemes